All about me

Kota Samarinda sebagai ibukota Kalimantan Timur dengan luas 718 km² berbagai keunikan serta tujuan wisata menarik yang wajib dikunjungi. Tak hanya itu fauna dan flora turut meramaikan kota yang mendapat julukan tepian ini. Fauna yang terkenal adalah ikan pesut. Ya..ikan pesut yang menyerupai lumba² itu dikenal sebagai maskot samarinda. Untuk lebih mengenal yuk kita intiptempat² apa saja sih yang menarik...!

Berikut ini adalah beberapa di antaranya,

1. Kebun Raya Unmul Samarinda
Kebun Raya Unmul Samarinda merupakan Hutan Pendidikan dan Kebun Botani. Kebun Raya ini adalah salah satu obyek wisata bernuansa alami yang memiliki beberapa karakteristik. Apalagi saat ini, Hutan Pendidikan ini telah dikembangkan. Areal seluas 62,4 Ha dibuat menjadi Arboretum Hutan Buatan yang meliputi : Hutan Alam, Hutan Tanaman Daun Lebar, Hutan Tanaman Konifer, Kebun Bunga, Kebun Buah, Kebun Palma dan Kebun Bambu. Sedangkan sisanya 238,6 Ha masih berupa Hutan Sekunder yang sedang menjalani proses suksesi menuju kondisi klimaks sebagai Hutan Alami.
Berbagai sarana yang terdapat di lokasi : kolam memancing, sepeda air, restauran, penangkaran satwa (burung hutan tropis, payau, buaya muara, orang utan, dan lain lain). Fasilitas yang tersedia : kamar mandi/WC, kamar ganti yang dilengkapi locker, area parkir, panggung hiburan, pendopo, camping ground. Selain sebagai tempat rekreasi juga sebagai tempat olah raga jogging yang sehat, karena udara yang bersih, dengan terpeliharanya vegetasi di sekitarnya. Lokasi obyek wisata ini sekitar 12 km dari arah utara Kota Samarinda, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua/empat.


2. Kawasan Wisata Budaya Pampang
Kawasan Wisata Budaya Pampang terbentuk akibat perpindahan suku Dayak Kenyah dari Apokayan Kabupaten Bulungan melalui Muara Wahau, Long Segar, Tabang, Long Iram Kabupaten Kutai pada tahun 1967. Eksodus bertahap terjadi dalam kelompok-kelompok (sekitar 35 KK) bergerak dari utara menuju selatan hingga pada tahun 1973-an. Mereka mulai merintis kehidupan baru di wilayah Pampang, Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara, lebih kurang 25 km dari pusat Kota Samarinda. Lokasi ini dapat dicapai dengan kendaraan umum trayek Pasar Segiri – Sungai Siring.
Pampang merupakan alternatif bagi wisatawan yang ingin melihat/menyaksikan kehidupan budaya suku dayak pedalaman khususnya Dayak Kenyah. Terutama bagi turis yang memiliki kesempatan/waktu terbatas, dan tidak bisa berkunjung langsung ke daerah pedalaman, tempat asli suku tersebut. 
Di tempat ini pula dapat disaksikan atraksi kesenian : kancet punan letto, kancet lasan (gong), tari hudoq, tari manyam tali, kancet nyelama sakai, tari pemung tawai, tari burung enggang, tari leleng.


3. Pelas Tahun
Upacara Pelas Tahun di Pampang merupakan kegiatan budaya yang dilakukan oleh masyarakat Dayak Kenyah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan anugerah berupa panen dari hasil pertanian masyarakat. Dalam upacara ini dapat disaksikan berbagai tarian yang ditampilkan masyarakat Dayak Kenyah. Kegiatan bernuansa keagamaan tradisional tersebut digelar pada minggu ketiga setiap bulan Juni di Desa Budaya Pampang – Samarinda.

4. Air Terjun Tanah Merah
Air terjun dengan ketinggian 15 meter ini, lokasinya lebih kurang 14 km dari pusat kota di Dusun Purwasari. Lokasi wisata ini sangat ideal untuk rekreasi keluarga. Fasilitas yang tersedia di sana antara lain pendopo istirahat, tempat berteduh dengan pohon-pohon peneduh, warung, serta areal parkir yang luas. Untuk menuju lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2/4. Bagi yang menggunakan angkutan umum, dari Pasar Segiri ke Sungai Siring, kemudian berhenti di simpang tiga menuju Air terjun Tanah Merah.

5. Masjid Islamic Center
Obyek yang satu ini menyajikan daya tarik wisata religi. Masjid ini terletak di kelurahan teluk lerong ulu Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. masjid yang merupakan masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara setelah Masjid Istiqlal ini memiliki 7 buah menara dengan tinggi 99 meter. yang berarti asmaul husna kemudian menara utamanya berjumlah 15 lantai dengan tinggi 6 meter. Bangunan ini mempunyai 6 buah menara yang mencapai tinggi 70 meter. Wow...FANTASTIS bukan?!

6. Tepian Mahakam
Sungai Mahakam merupakan sungai yang mengitari sebagian besar wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Barat, dan Kota Samarinda.
Berbagai aktifitas sosial dapat kita lihat di perairan mahakam.Seperti pemanfaatan sungai sebagai sarana transportasi untuk angkutan penumpang, barang, dan hasil bumi yang diperdagangkan antar pulau. Banyak juga komoditi dari wilayah yang dialiri sungai Mahakam yang diekspor ke mancanegara melalui pelabuhan Samarinda. Kalo malam hari enaknya menikmati jagung bakar, dan beberapa warung makan lainnya di sepanjang bantaran Tepian Mahakam.  
Lokasi ini tepatnya berada di jantung Kota Samarinda, dapat dijangkau dari segala arah. Cocok buat bersantai bersama keluarga, teman maupun kekasih. :D

7. Kerajinan Sarung Samarinda
Lokasinya di Samarinda Seberang yang dikenal sebagai Pusat Kerajinan Sarung Samarinda. Kerajinan Tenun Sarung ini mulanya dibawa oleh pendatang Suku Bugis dari Sulawesi Selatan yang berdiam di sisi kiri Mahakam. Hampir di setiap perkampungan suku Bugis di seputaran jalan Pangeran Bendahara, di Kelurahan Mesjid dan Baqa, dapat dilihat pengrajin Sarung Samarinda. Untuk menuju lokasi kerajinan, pengunjung dari Kota Samarinda biasanya menggunakan kendaraan angkutan kota dengan trayek Pelabuhan Samarinda – Samarinda seberang. Bagi yang tidak ingin repot bertanya kanan-kiri, dapat menggunakan kendaraan ojek motor. Sarung keren-keren lho!

Source : http://explore-indo.com/industri-pariwisata/257-lebih-dekat-dengan-kota-samarinda.html
             http://id.wikipedia.org/wiki/


Categories: ,

Leave a Reply